KADIS SDABMBK BUNGKAM, PROYEK "SILUMAN" SUNGGAL RESMI KAMI SERET KE KORTASTIPIDKOR MABES POLRI!

​DELI SERDANG, Rabu/30/2026 — Peringatan pertama telah diabaikan dan kesabaran publik sudah habis. Proyek "siluman" yang berpotensi merampok uang negara di Kabupaten Deli Serdang masih terus berjalan dengan angkuh. Lantaran teguran awal tidak digubris, ini adalah eskalasi peringatan tahap dua: Seluruh pihak yang terlibat, terutama pejabat teras dinas terkait, kini tidak lagi sekadar diawasi, tetapi bersiaplah menghadapi jerat hukum dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri!

​Skandal proyek tanpa kejelasan ini masih bertengger di Jl. Pembangunan, Kp. Lalang, Kec. Sunggal, Kabupaten Deli Serdang (Titik Koordinat: 3.616709° LU, 98.580417° BT).

​Hingga detik ini, pengerjaan di lapangan secara terang-terangan mengangkangi aturan. Papan Informasi Proyek sengaja dihilangkan untuk memuluskan praktik kotor mafia anggaran. Tidak ada transparansi sumber dana, nilai kontrak, hingga identitas kontraktor. Ini bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan bukti nyata adanya konspirasi jahat untuk menutupi penyelewengan spesifikasi teknis dari pantauan rakyat.

​Yang paling memuakkan, Kepala Dinas SDABMBK (Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi) Deli Serdang, Suparno, terkesan "tuli dan tutup mata". Laporan, bukti visual, dan desakan keras sudah dilayangkan langsung ke WhatsApp pribadinya di nomor 081x-66x8-83x8. Namun, pembiaran dan bungkamnya sang Kadis justru memunculkan spekulasi kuat: Apakah dinas turut melindungi mafia proyek siluman ini?

​Ini adalah ultimatum final! Mengingat Kadis sudah mengetahui fakta kebusukan di lapangan namun memilih diam, maka opsinya kini dipersempit. Jika Suparno tidak punya nyali untuk segera menghentikan dan memerintahkan pembongkaran paksa atas proyek yang melenceng jauh dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) tersebut, maka berkas skandal ini akan langsung dilimpahkan ke meja penyidik Kortastipidkor Mabes Polri. Kami yang akan menyeret mereka!

​Menyikapi kebuntuan dan arogansi kontraktor di lapangan, mitra dari Kortastipidkor Mabes Polri kembali melontarkan peringatan tajam, menegaskan bahwa pembiaran oleh pejabat dinas adalah bentuk keterlibatan aktif dalam kejahatan kerah putih.

​"Pembiaran yang dilakukan saat ini adalah bentuk kejahatan terencana. Kami tegaskan sekali lagi, jika ada indikasi mark-up, pencurian spesifikasi material, dan pemasangan bekisting (cetakan beton) yang asal-asalan, dinas wajib membongkarnya sekarang! Jangan tunggu proyek cacat ini selesai lalu dibayar lunas menggunakan uang negara. Membayar pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi sama dengan melegalkan perampokan anggaran publik. Kami siap turun tangan menyikat habis pihak yang bermain," tegasnya.

​Desakan ini berkejaran dengan waktu, dan publik tidak akan mundur. Sebelum cor-coran mengering dan menutupi jejak kejahatan teknis di lapangan, pembongkaran adalah harga mati.

​Tidak ada lagi ruang kompromi dan negosiasi bagi para lintah APBD. Pilihannya kini sangat jelas:

​“Bongkar total hari ini dan kerjakan sesuai spesifikasi, atau bersiaplah diciduk dan memakai rompi tahanan Kortastipidkor Mabes Polri!” tutupnya dengan nada peringatan tingkat tinggi.

Posting Komentar untuk "KADIS SDABMBK BUNGKAM, PROYEK "SILUMAN" SUNGGAL RESMI KAMI SERET KE KORTASTIPIDKOR MABES POLRI!"